Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam di Era Disrupsi Digital: Rekonstruksi Epistemologi Wasathiyyah untuk Kurikulum PAI

Authors

  • Muhamad Ikhsanudin Universitas Nurul Huda
  • Fajri Ismail Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Indah Wigati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.30599/5dmakg04

Keywords:

moderasi beragama, pendidikan Islam, wasathiyyah, literasi digital, kurikulum PAI

Abstract

Artikel ini bertujuan merekonstruksi moderasi beragama sebagai kerangka epistemologis untuk kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di tengah perubahan otoritas keagamaan akibat digitalisasi. Kajian menggunakan tinjauan pustaka integratif dengan sintesis tematik terhadap literatur akademik, karya konseptual, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan wasathiyyah, kurikulum PAI, literasi digital, serta pengembangan profesional guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai 'adl, tawazun, tasamuh, i'tidal, dan syura perlu dibedakan dari indikator kebijakan moderasi beragama, namun keduanya dapat dipertemukan dalam capaian pembelajaran yang terukur. Tiga persoalan berulang ditemukan, yaitu pembelajaran yang masih dominan kognitif, otoritas keagamaan digital yang sulit diverifikasi, dan ketimpangan kapasitas guru dalam mengelola isu sensitif. Artikel ini menawarkan Model Epistemologi Wasathiyyah Kritis yang mengintegrasikan pembacaan teks berbasis konteks dan maqasid, literasi digital kritis, serta komunitas belajar profesional guru. Model tersebut diarahkan untuk menghasilkan nalar keagamaan yang berakar pada sumber, kontekstual, anti-kekerasan, kritis terhadap informasi digital, dan mampu berdialog secara beradab

References

Akrim, A. (2023). The philosophy of Islamic education based on moderation diversity in Indonesia. International Educational Research, 6(2), 22-34. https://doi.org/10.30560/ier.v6n2p22

Arifin, Z., Nabila, T. K., Rahmi, S., & Atika. (2025). Organization of Islamic education curriculum to prevent radicalism among students in Indonesian universities. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 22(1), 81-96. https://doi.org/10.14421/jpai.v22i1.8316

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Kamali, M. H. (2015). The middle path of moderation in Islam: The Qur'anic principle of wasatiyyah. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780190226831.001.0001

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Ma'arif, M. J., Khoiriyah, S., & Anwar, S. (2025). Pesantren and digital literacy: Fiqh-based assessment of Islamic teachers' competency in strengthening religious moderation. Edukasia Islamika, 10(2), 181-209. https://doi.org/10.28918/jei.v10i2.12117

Muslih, Muslam, Darmi, R., Ramlan, S. R., Abdullah, R. R., & Luthfan, M. A. (2024). Religious moderation in primary education: Experiences of teachers in Indonesia and Malaysia. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(2), 477-491. https://doi.org/10.14421/jpai.v21i2.10009

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama. (2023).

Purwanto, Y., Firdaus, E., & Faqihuddin, A. (2024). Teaching religious moderation to pre-service teachers: An Indonesian case study. Religious Education, 119(4), 307-320. https://doi.org/10.1080/00344087.2024.2385174

Rahmadi, R., Syahbudin, A., & Barni, M. (2023). Tafsir ayat wasathiyyah dalam Al-Qur'an dan implikasinya dalam konteks moderasi beragama di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 22(1), 1-16.

Silviana, A. R., & Nursikin, M. (2025). Konsep wasathiyah Islam dalam konteks globalisasi dan pendidikan multikultural. Tadayyun: Journal of Religion, Social and Humanities Studies, 3(1), 84-110.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333-339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Syahri, A., Yahya, S., & Al-Asmarya, A. M. A. S. (2024). Teaching religious moderation by Islamic education lecturers: Best practices at three Islamic universities in Mataram City. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 22(1), 1-18. https://doi.org/10.32729/edukasi.v22i1.1737

Yuliansyah, H., & Maemonah. (2025). Religious moderation in the era of Society 5.0: An analysis of the Islamic education curriculum. Jurnal Cendekia Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam, 17(2), 465-479. https://doi.org/10.37850/cendekia.v17i02.1047

Zaluchu, S. E., Widodo, P., & Kriswanto, A. (2025). Conceptual reconstruction of religious moderation in the Indonesian context based on previous research: Bibliometric analysis. Social Sciences & Humanities Open, 11, 101552. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.101552

Zarfi, S. H., Abdallah, M., & Smith, J. (2025). Pedagogy of moderation: A comparative study of Islamic education curricula in Egypt, Indonesia, and the United Kingdom. International Jornal of Noesantara Islamic Studies, 2(3), 111-121. https://doi.org/10.70177/ijonis.v2i3.3284

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam di Era Disrupsi Digital: Rekonstruksi Epistemologi Wasathiyyah untuk Kurikulum PAI. (2026). Al-I’tibar : Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 181-189. https://doi.org/10.30599/5dmakg04