Rekonstruksi Epistemologi Pendidikan Kritis Berbasis Madilog Tan Malaka dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia: Perspektif Deep Learning
DOI:
https://doi.org/10.30599/3gkgqw44Keywords:
Berpikir Kritis, Madilog, Deep Learning, Pembelajaran Bahasa, Pendidikan KritisAbstract
Penelitian ini bertujuan merekonstruksi epistemologi pendidikan kritis berbasis pemikiran Madilog Tan Malaka serta mengintegrasikannya dengan perspektif deep learning dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik analisis isi, interpretasi kritis, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga pilar utama Madilog materialisme, dialektika, dan logika dapat direkonstruksi menjadi tiga prinsip pembelajaran transformatif, yaitu kontekstualitas, dialogis kritis, dan rasionalitas argumentatif. Integrasi ketiga prinsip tersebut dengan paradigma deep learning mampu mendorong proses pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan kritis dibandingkan model pembelajaran konvensional. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa rekonstruksi epistemologi Madilog sangat relevan sebagai landasan pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills). Pendekatan ini secara efektif mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami, menganalisis, dan merefleksikan pengetahuan secara mendalam. Dengan demikian, integrasi ini menawarkan solusi pedagogis untuk mengatasi dominasi surface learning atau pola hafalan, sehingga peserta didik mampu menerapkan pengetahuan secara aplikatif dalam kehidupan nyata serta mendukung terciptanya pembelajaran berkelanjutan yang adaptif terhadap tantangan zaman.
References
Abidin, Y. (2012). Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: PT Refika Aditama.
Alexander, R. (2008). Towards Dialogic Teaching: Rethinking Classroom Talk. York: Dialogos.
Alfian. (1987). Tan Malaka: Pejuang Revolusioner yang Kesepian. In T. Abdullah (Ed.), Manusia Dalam Kemelut Sejarah (P. 137). Lp3es.
Berns, R. G., & Erickson, P. M. (2001). Contextual Teaching And Learning: Preparing Students For The New Economy.
Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching For Quality Learning At University. Mcgraw-Hill Education.
Fahry, M. R. S. (2024). Pendidikan Inovatif di Abad 21: Mewujudkan Pembelajaran yang Bermakna dan Berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Dasar, Menengah & Kejuruan, 1.
Freire, P. (1985). Pendidikan Kaum Tertindas (Terjemahan Dari Pedagogy Of The Oppressed). Jakarta: Lp3es.
Hidayat, A. (2024). Madilog dan Sains Pembebasan: Relevansi Epistemologi Tan Malaka Bagi Pendidikan Kritis di Indonesia. Jurnal Fusion, 4(4).
Huda, M. (2013). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hyland, K. (2004). Disciplinary Discourses: Social Interactions In Academic Writing. London: Palgrave Macmillan.
Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching And Learning: What It Is And Why It’s Here To Stay. Corwin Press.
Keraf, G. (2007). Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kuhn, D. (1991). The Skills Of Argument. Cambridge University Press.
Malaka, T. (1951). Madilog, Materialisme, Dialektika, Logika. Yogyakarta: Narasi.
Maylia, E. C. , Amelia, A.P., Suwarna, D.M., Muyassaroh, I., & Jenuri, J (2024). Strategi Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 10( 1), 32–41.
Muawanah, F. H., & Wahyuni, S. (2025). The Implementation Of The School Literacy Movement To Build Students’ Reading Habits. Language Circle: Journal Of Language And Literature, 20(1), 138–149.
Pristiandaru, D. L. (2023). Pisa 2022: Literasi Membaca Indonesia Catatakan Skor Terendah Sejak 2000. Kompas.Com.
Rahma, M. (2015). Ideologi Pendidikan Tan Malaka: Rekonstruksi Konsep Madilog. Jurnal Profesi Pendidikan Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (Ispi) Jawa Tengah, 2(2), 8–15.
Rosenblatt, L. M. (1978). The Reader, The Text, The Poem: The Transactional Theory Of The Literary Work. Southern Illinois University Press.
Rusman. (2017). Model-Model Desain Pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Sani, R. A. (2019). Pembelajaran Berbasis Hots (Higher Order Thinking Skills) Edisi Revisi. Tanggerang: Tira Smart.
Santoso, W. (2021). Exploring Critical Pedagogy In An Indonesian Higher Education: Possibilities And Challenges. Journal Of English Language Teaching And English Linguistics, 6(2).
Suseno, F. (2005). Dalam Bayang-Banyang Lenin: Enam Pemikir Marxisme dari Lenin Sampai Tan Malaka. Jakarta: Gramedia.
Toulmin, S. (1958). The Uses Of Argument. Cambridge University Press.
Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.




