Sastra Perbandingan Puisi “Mencintai dalam Diam” Karya Jalaludin Rumi dengan Puisi “Cinta dalam Diam” Karya Sapardi Djoko Damono
DOI:
https://doi.org/10.30599/spbs.v6i2.3155Keywords:
Karya Sastra, Puisi, Sastra PerbandinganAbstract
Puisi secara umum bermakna karya sastra yang berasal dari ungkapan atau curahan hati penyair. Karya sastra ini dibuat berdasarkan ungkapan perasaan penyair. Puisi merupakan bentuk ekspresi diri yang menggambarkan keresahan, imajinasi, kritik, pemikiran, pengalaman, kesenangan, ataupun nasihat seseorang. Masalah dalam penelitian ini adalah seorang penulis karya sastra jenis puisi tentunya memiliki persamaan dan perbedaan dengan penulis puisi lainnya. Contohnya pada puisi “Mencintaimu dalam Diam” karya Jalaludin Rumi dari Persia dengan puisi “Cinta dalam Diam” karya Sapardi Djoko Damono dari Indonesia. Berdasarkan masalah tersebut dapat dianalisis menggunakan kajian sastra perbandingan. Proses membandingkan dua karya sastra atau lebih untuk mengetahui persamaan dan perbedaannya yakni melalui sastra perbandingan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesamaan dan perbedaan antara kedua puisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif komparatif. Sumber datanya adalah puisi “Cinta dalam Diam” karya Jalaludin Rumi dan “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono. kesamaan dan perbedaan antara kedua puisi tersebut merupakan temuan penelitian. Persamaannya meliputi sama-sama menggambarkan perasaan seseorang dengan cara mencintai secara diam-diam, gaya bahasa (personifikasi, simbolik, dan repetisi), imaji (imaji perasaan), aliran sastra ekspresionisme, dan jenis puisi romansa yaitu menggambarkan perasaan cinta. Sedangkan perbedaannya meliputi pada pemilihan diksi, imaji (perasaan penciuman dan perasaan pendengaran), dan pada angkatan sastranya yang berbeda.
References
Damono, S. J. (2011). Sastra Bandingan. Jakarta: Editum.
Harfi, D. R. N., Soderajat, R. T., & Kartiwi, Y. M. (2020). Analisis Semiotik dalam Puisi “Aku Ingin” Karya Sapardi Djoko Damono. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), 3(4), 645–650.
Lianti, Y. A., & Wulandari, Y. (2022). Perbandingan Antara Puisi “Sajak Jatuh Cinta” Karya Emha Ainun Nadjib Dan Puisi “Sajak Kecil Tentang Cinta” Karya Sapardi Djoko Damono. RUANG KATA: Journal of Language and Literature Studies, 2(1), 49–60. https://jurnal.umnu.ac.id/index.php/jrk/article/view/384
Najibulla, K., & Khairul, H. (2023). Kajian Ekspresif pada Makna Majas Metafora pada Puisi. Comprehensive Journal Law, 1(1), 16–22.
Nugraha, Shafwan Sofian, N. I. (2023). Repetisi dan Paralelisme dalam Puisi “Suatu Senja Tanpa Lampu-Lampu Semanggi (Kita Anak Negeri)” Karya Rieke Diah Pitaloka. Jurnal Bstra Bahasa Dan Sastra, 8(3). https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/246
Pangihutan, F. L., & Simamora, S. C. (2019). Evaluasi Kinerja Keuangan dengan Metode Komparatif dan Trend pada PT Angkasa Pura I (Persero) Periode 2012-2016. Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya, 4(1). https://journal.universitassuryadarma.ac.id/index.php/jbau/article/view/263
Prasojo R, T. (2023). Diksi dan Gaya Bahasa dalam Rubrik Konsultasi Tabloid Nyata Edisi Januari-Maret 2012. Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya, 10 (1), 1–11.
Putri, D. A. J. (2014). Bimbingan Agama dalam Menumbuhkan Kepekaan Sosial pada Anak Jalanan di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 Tebet Jakarta Selatan. Paper Knowledge Toward a Media History of Documents.
Putri, H., Susiani, D., Wandani, N. S., & Putri, F. A. (2022). Instrumen Penilaian Hasil Pembelajaran Kognitif pada Tes Uraian dan Tes Objektif. Jurnal Papeda, 4(2), 139–148.
Rizaldi, Dedi Yetty Morelent, I. N. (2022). Gaya Bahasa Personifikasi pada Novel “Badai Yang Terhempas” Karya Bambang Irawan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 1539–1545.
Sti M, R., & Wulandari, Y. (2022). Perbandingan Puisi “Doa” Karya Chairil Anwar dan “Tuhanku” Karya Herawati Mansur. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 121–130. https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/ghancaran/article/view/5762
Sulista, C., & Latif, A. (2020). Perbandingan Gaya Bahasa pada Puisi ‘Aku Mencintaimu dalam Diam’ Karya Jalaluddin Rumi dengan Puisi ‘Cinta yang Agung’ Karya Kahlil Gibran. Al-Fathin, 3(1), 104–124.
Wicaksono, Andri. (2017). Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Garudhawaca.




