Analisis Kualitas Pencahayaan di Workshop D3 Laboratorium Sains FMIPA Universitas Bengkulu

Authors

  • Heriansyah Program Studi D3 Laboratorium Sains, Universitas Bengkulu
  • Refpo Rahman Program Studi D3 Laboratorium Sains, Universitas Bengkulu
  • Deni Agus Triawan Program Studi D3 Laboratorium Sains, Universitas Bengkulu
  • Gustria Ernis Program Studi D3 Laboratorium Sains, Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.30599/jti.v15i2.2009

Keywords:

Intensitas, cahaya alami, luxmeter, laboratorium

Abstract

Cahaya merupakan salah satu faktor kontrol yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan kerja di lingkungan kerja. Untuk ruang laboratorium terdapat Nilai Ambang batas (NAB) yang direkomendasikan SNI untuk tingkat pencahayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pencahayaan di laboratorium/workshop D3 Laboratorium Sains. Pengukuran intensitas cahaya menggunakan luxmeter dan faktor yang di ukur adalah kualitas pencahayaan buatan dan efektivitas pencahayaan alami serta kombinasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, intensitas cahaya pada pencahayaan buatan adalah 208,18 ± 1,24 lux. Kemudian pencahayaan alami yang diambil pada rentang jam 08.00-10.00 adalah 461,69 lux; jam 10.00-12.00 adalah 381,33 lux; jam 12.00-14.00 adalah 489,27 lux; dan jam 14.00-16.00 adalah 483,36 lux. Sedangkan pencahayan kombinasi dengan rentang jam yang sama berturut-turur adalah 655,91 lux; 569,80 lux; 606,38 lux; dan 874,00 lux. Sistem pencahayaan yang optimal digunakan di workshop D3 Laboratorium Sains adalah sistem pencahayaan kombinasi yang memiliki nilai di atas standar SNI.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, E. P. (2011). Optimasi Sistem Pencahayaan Ruang Kuliah Terkait Usaha Konservasi Energi. Dimensi Interior, 9(2), 80-88.

Nursalim, Kurniati, S., & Kabelen, A. L. (2013). Pengujian Intensitas Cahaya pada Ruang Laboratorium Komputer Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Menggunakan Calculux V.5.0. Jurnal Media Elektro, 1(3), 93-96.

Sulistyo, T., Yuyut, S., Yahya, M., & Adin, S. (2006). Evaluasi Pengaruh Faktor Depresiasi Intensitas Penerangan di Ruang Kendali Utama RSG-GAS. Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir, 3(1), 54-65.

Devi, I. M., & Trianasari. (2021). Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Bagian Laboratorium di PT Tirta Investama Aqua Mambal. Bisma: Jurnal Manajemen, 7(2), 303-310.

Yusvita, G. (2021). Analisis Pencahayaan Ruangan pada Ruang Kelas di Universitas Singaperbangsa Kerawang Menggunkan Dialux Evo 9.1. Serambi Engineering, 6(3), 2160-2166.

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja (Indonesia). Diakses 28 Agustus

Yilmaz, S. (2020). Effect of Changes in Laboratory Light Intensity on Biochemistry and Haemogram Analysis. Turkish Journal of Biochemistry, 45(3), 249-253.

Downloads

Published

2023-07-23

How to Cite

Heriansyah, Rahman, R., Triawan, D. A., & Ernis, G. (2023). Analisis Kualitas Pencahayaan di Workshop D3 Laboratorium Sains FMIPA Universitas Bengkulu. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 15(2), 76–82. https://doi.org/10.30599/jti.v15i2.2009
Abstract Views: 69 | File Views: 72