Rekayasa Genetika Ditinjau dari Segi Etika dan Moral dalam Kajian Human Cloning

Authors

  • Restesa Rahmayumita Pascasarjana Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.30599/jti.v14i2.1599

Keywords:

Etika Sains, Moral, Rekayasa Genetika, Kloning

Abstract

Sistem dan prinsip moral yang dijadikan standar penilaian perilaku seseorang dalam hal benar-salah, baik-buruk, hingga bermoral atau tidaknya sesuatu disebut dengan etika. Kaidah etika dan prinsip moral perlu diterapkan dalam pengaplikasian pengetahuan agar terhindar dari dampak negatif yang muncul. Sebagai salah satu bidang kajian dalam biologi, bioteknologi bertujuan untuk membuat produk-produk yang memiliki manfaat lebih bagi manusia, rekayasa genetika merupakan salah satu pengaplikasian dari bioteknologi. Hasil produk rekayasa genetika terutama kloning manusia sudah menjadi perbincangan publik terkait kasus isu moral sains. Dalam pembahasan kloning perlu ditinjau dari berbagai aspek dari sudut pandang moral, agama, hukum, psikologi, medis, hingga sektor ekonomi. Jika ditinjau dari perspektif filsafat moral, perlu evaluasi dan pertimbangan terkait kloning manusia karena dianggap dapat mencoreng harkat kemanusiaan. Human cloning atau teknik pengklonan manusia dianggap tidak etis karena dapat merusak silsilah keturunan, selain itu juga berisiko mengalami kecacatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abadi, T. W. (2016). Aksiologi: Antara Etika, Moral, dan Estetika. KANAL: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 187-204.

Atmadinata, Z. (2018). Etika dan Moral dalam Ilmu Pengetahuan. Program Pascasarjana, UIN Antasari Banjarmasin.

Carolina, I. (2019). Inseminasi Buatan dalam Kajian dan Aturan Hukum Islam. SNIT 2012, 1(1), 15-22.

Dewantara, A. W. (2017). Filsafat Moral: Pergumulan Etis Keseharian Hidup Manusia. Yogyakarta: PT Kanisius.

Hadi, A. (2021). Pengetahuan Mahasiswa Biologi Mengenai Penerapan Bioteknologi Rekayasa Genetika Ditinjau dari Perspektif Islam. Journal of Islamic Educatioan, 3(2), 209-224.

Izza, R., Dalimarta, S., Lestari, A. C., & Faizin, K. (2020). Human Cloning dalam Tinjauan Filsafat Moral. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains, 2, 253-260.

Jasim, Y. A. (2022). A Genetic Disaster of Human Cloning. Cihan University-Erbil Scientific Journal, 6(1), 53-56.

Kerans, G. (2022). Kemajuan Teknologi Rekayasa Genetika Ditinjau dari Filsafat Evolusi Darwin. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(2), 112-122.

Labibah, N., Gani, A. R. F., Niandari, I., & Murti, A. B. (2021). Peranan Etika dalam Pembelajaran dan Penelitian Biologi. Bioilmi: Jurnal Pendidikan, 7(2), 93-100.

Muktapa, M. I. (2021). Implikasi Filsafat Ilmu dan Etika Keilmuan dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan Modern. Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan), 3(2), 20-29.

Nwoye, L. (2019). Ethical issues in human cloning. International Journal of Humanities and Innovation (IJHI), 2(4), 125-128.

Prianto, Y., Gazali, N. B., Sumantri, V. K., & Yudhasasmita, S. (2020). Ethical Aspects and Laws of Reproduction Cloning in Humans. In Tarumanagara International Conference on the Applications of Social Sciences and Humanities (TICASH 2019) (pp. 622-627). Atlantis Press.

Santoso, B. (2019). Aspek etik pemilihan jenis kelamin dalam proses pre-implantation genetic diagnosis pada rekayasa reproduksi in vitro fertilitation. Aktualita: Jurnal Hukum, 2(2), 473-487.

Sarkar, B. K. (2022). Cloning and Its Ethical Queries. Journal of Positive School Psychology, 8-17.

Sihotang, S., Prasetyo, D., Noer, Z., Setiyabudi, L., Sari, D. N., Munaeni, W., Putri, D. F., Fatma, Y. S., Mujtahidah, T., Sulthoniyah, S., Rohmah, M. K. (2022). Pengantar Bioteknologi. Makassar: CV. Tohar Media.

Suryanti, E. (2019). Tinjauan Etika terhadap Kloning Manusia. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 11(1), 10-19.

Yuliati, Y. (2018). Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Terkait Peredaran Pangan Hasil Rekayasa Genetika di Indonesia. Arena Hukum, 11(3), 540-557.

Downloads

Published

2022-08-24

How to Cite

Rahmayumita, R. (2022). Rekayasa Genetika Ditinjau dari Segi Etika dan Moral dalam Kajian Human Cloning. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 14(2), 52–56. https://doi.org/10.30599/jti.v14i2.1599
Abstract Views: 168 | File Views: 98