Model Pendidikan Multikultural (Telaah Hidden Curiculum di Pondok Buntet Pesantren Cirebon)

Authors

  • Vira Rodiatul Maghfiroh UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
  • Mohammad Anwar UIN MAULAN MALIK IBRAHIM MALANG
  • Miftahul Huda UIN MAULAN MALIK IBRAHIM MALANG
  • Renti Yasmar IAIN CURUP

DOI:

https://doi.org/10.30599/jpia.v10i1.2118

Abstract

Pondok Pesantren Buntet merupakan salah satu pondok tertua di Jawa Barat yang mampu mengaplikaiskan pendidikan multikultural pada santri dan masyarkat sekitar. Pendidikan multikultural harus dipahami bersama dan dipraktekan langsung dalam aktifitas keseharian. Santri yang datang berasal dari penjuru indonesia dan pastinya mereka dari budaya, bahasa, suku, bahkan etnis yang berbeda. Meskipun tidak tertulis (Hidden curriculum), pendidikan multikultural selalu dilakukan oleh santri dan masyarakat sekitar. karena pondok Buntet Pesantren keberadaannya di tengah-tengah penduduk asli atau masyarakat Buntet oleh karena itu santri dan masyarakat dapat bergaul bersosialisasi langsung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observai langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun peneliti menganalisa data tersebut dengan mereduksi data, menyajikan data dan tahap akhir penarikan kesimpulan. Berdasarkan temuan penelitian maka konsep pendidikan multikultural pondok pesantren cirebon ialah menumbuhkan semangat hidup tanpa diskriminasi, intoleransi, dan saling menghargai dalam bingkai keberagaman budaya pada masyarakat plural sedangkan model pendidikan multikultural di pondok buntet pesantren ialah: 1) Forum Musyawarah Kubro, 2) Ngaji kuping, 3) mengapresiasi etnis yang berbeda dan 4) Toleransi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, A. (2012). MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 1–18. https://doi.org/10.19105/TJPI.V7I1.375

Badrudin. (2015). KONSEP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL (Eksistensi dan Nilai-nilai Urgensinya di Indonesia) BADRUDIN. 16, 157–176.

Basit, A. (2022). Konsep Pendidikan Multikultural di Lembaga Pendidikan Muhammadiyah : Jurnal Kajian Islam Dan Masyarakat, 5(1), 1083–1091.

Faizah, M., Chumamy, I., Suliyatun, K., & ... (2021). Pengembangan media belajar Bahasa Arab Santri TPQ Nu Ar Rohman. Jumat Keagamaan …, 2(1).

Farah, N. (2020). Makna Ritual Maulidan Bagi Masyarakat Buntet Pesantren Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon. 8(2).

Halid, A. (2019). Hidden Curriculum Pesantren: Urgensi, Keberadaan dan Capaiannya. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 140. https://doi.org/10.36835/tarbiyatuna.v12i2.398

Harahap, A. T. (2022). Hidden Curriculum di Pesantren Sebagai Solusi Pembentukan Karakter Anak Masa Kini. Attanwir : Jurnal Keislaman Dan Pendidikan, 13(2), 120–132. https://doi.org/10.53915/JURNALKEISLAMANDANPENDIDIKAN.V13I2.225

Lestari, P. (2016). Membangun Karakter Siswa Melalui Kegiatan Intrakurikuler, Ekstrakurikuler, dan Hidden Curriculum di SD Budi Mulia Dua Pandeansari Yogyakarta. Jurnal Penelitian, 10(1), 71. https://doi.org/10.21043/jupe.v10i1.1367

Marsh, C. (2020). Hidden Curriculum. Perspectives, 2(2), 49–55. https://doi.org/10.4324/9781315043272-14

Muzayanah, U., Siswa, T., Di, S. M. A. K., & Dan, G. (n.d.). Indeks Pendidikan Multikultural Dan Toleransi Siswa Sma / K DI Gunungkidul Dan Kulonprogo TOLERANCE OF SMA / K STUDENTS IN GUNUNGKIDUL.

NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MULTIKULTURAL - Dr. Halimatussa’diyah, S.Ag., M.Pd.I - Google Buku. (n.d.). Retrieved December 4, 2022, from https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=9tvoDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=nilai+pendidikan+multikultural&ots=QE4qhbcgfS&sig=uqVBfU-AVgwbHAWy5S4FL8VSFx0&redir_esc=y#v=onepage&q=nilai pendidikan multikultural&f=false

Sangadji, K. (2016). PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PERGURUAN TINGGI (Sebuah Kajian Kurikulum). BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science Dan Pendidikan, 5(1), 38–45. https://doi.org/10.33477/BS.V5I1.483

Satori, A., & Widiastuti, W. (2018). MODEL PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA PESANTREN TRADISIONAL DI KOTA TASIKMALAYA DALAM MENCEGAH ANCAMAN RADIKALISME. Sosiohumaniora, 20(1), 22–28. https://doi.org/10.24198/SOSIOHUMANIORA.V20I1.10304

Yusuf, M. (2022). Peran KH. Abdullah Abbas dalam Pengembangan Pendidikan Islam Mutikultural di Pondok Buntet Pesantren Kabupaten Cirebon (M. Yusuf (Ed.); Januari 20). CV. Zenius Publisher.

Yusuf, M., & Faridah, F. (2021). Pendidikan Multikultural dalam Perspektif Islam. TAZKIRAH, 6(2), 1105–1115. https://doi.org/10.53888/TAZKIRAH.V1I2.464

Downloads

Published

2023-02-16

How to Cite

Rodiatul Maghfiroh, V., Anwar, M., Miftahul Huda, & Yasmar, R. (2023). Model Pendidikan Multikultural (Telaah Hidden Curiculum di Pondok Buntet Pesantren Cirebon). Al-I’tibar : Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 25–31. https://doi.org/10.30599/jpia.v10i1.2118
Abstract Views: 346 | File Views: 364