Sosialisasi Pernikahan Dini dalam Upaya Pencegahan Stunting di SMA Islam Hamzanwadi Peneda
DOI:
https://doi.org/10.30599/jimi.v6i2.3943Keywords:
Pernikahan Dini, StuntingAbstract
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman siswa tentang pernikahan dini dalam upaya pencegahan stunting. Pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil sosialisasi sebagai berikut: 1) Respon dari peserta terutama guru-guru sangat baik dan mendukung kegiatan ini, hal itu dapat dilihat dari reaksi yang dilihat bahwa para guru sangat responsif dan aktif dalam berdiskusi. 2) Semua siswa sudah dapat memahami materi yang telah disampaikan oleh pemateri terkait dengan pernikahan dini, hal ini bisa dilihat dari keaktifan siswa dalam merespon pernyataan yang dilontarkan oleh pemateri. 3) Semua siswa memahami apa saja yang menjadi faktor-faktor penyebab dan dampak pernikahan dini, serta mereka juga dapat mengetahui bagaimana cara untuk terhindar agar tidak terjadinya pernikahan dini. 4) Semua siswa mampu menjaga diri dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan meraka terjerumus dalam pemikiran-pemikiran dan pergaulan yang dapat memicu terjadinya pernikahan dini.
Downloads
References
Alpian, Y., Anggraeni, S. W., Wiharti, U., & Soleha, N. M. (2019). Pentingnya pendidikan bagi manusia. Jurnal buana pengabdian, 1(1), 66-72.
Apriliani, F. T., & Nurwati, N. (2020). Pengaruh perkawinan muda terhadap ketahanan keluarga. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat, 7(1), 90.
Arifin, I., Nurhidayat, A., & Panji, M. (2021). Pengaruh Pernikahan Dini Dalam Keharmonisan Keluarga. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 8(2).
Chairah, D. (2021). Pelaksanaan Ijab Kabul Pernikahan Di Masa Pandemi Covid-19 Di KUA Kecamatan Sampang Madura. AL-HUKAMA: The Indonesian Journal of Islamic Family Law, 11(1), 57-75.
Data, P. Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi Stunting di Indonesia. Jendela data dan Inf Kesehat [Internet]. 2020; 208 (5): 1–34.
Dewi, K. D. P., Hanum, K., Lubis, N. H., Fazrah, Y., & Saleh, S. (2024). Pengaruh Pernikahan Dini terhadap Tingkat Pertumbuhan Stunting di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(1), 817-827.
Irwansyah, I., Ismail, D., & Hakimi, M. (2016). Kehamilan remaja dan kejadian stunting anak usia 6–23 bulan di Lombok Barat. Berita Kedokteran Masyarakat, 32(6), 209-216.
Jannah, U. S. F. (2012). Pernikahan dini dan implikasinya terhadap kehidupan keluarga pada masyarakat Madura (perspektif hukum dan gender). Egalita.
Kaelany, H. D. (2000). Islam dan Aspek-Aspek Kemasyarakatan. Jakarta: Bumi Aksara.
Khosiah, N., Dirgayunita, A., Soliha, I. A., & Adawiyah, R. (2022). Edukasi pernikahan dini dalam upaya pencegahan stunting pada Jam’iyah Muslimat Al-Barokah. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 436.
Kunratih, R. (2019). Dampak Pernikahan Dini Terhadap Keberlangsungan Rumah Tangga (Studi Kasus di Kecamatan Gemawang). Jurnal Ilmiah Citra Ilmu, 15(30), 11-26.
Mujiburrahman, M., Nuraeni, N., & Hariawan, R. (2020). Pentingnya pendidikan kebencanaan di satuan pendidikan anak usia dini. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 4(2).
Noor, M. S., Rahman, F., Yulidasari, F., Santoso, B., Rahayu, A., Rosadi, D., ... & Husnul, H. (2018). " Klinik Dana" sebagai Upaya Pencegahan pernikahan Dini.
Nurbaiti, L., Taslim, N. A., Hatta, M., & Bukhari, A. (2021). Evaluation of feeding practices for infants and children (PMBA) for stunting children in Lombok. Annals of the Romanian Society for Cell Biology, 2554-2560.
Nurfadilah, I. H., Pertiwi, F. D., & Prastia, T. N. (2021). Gambaran Pernikahan Dini Pada Pus (Pasangan Usia Subur) Di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat Tahun 2019. Promotor, 4(4), 322-328.
Nurhayati, N., Asmawati, A., Ihromi, S., Marianah, M., & Saputrayadi, A. (2020). Penyuluhan gizi dan pelatihan pengolahan produk berbasis jagung sebagai upaya meminimalisir stunting di desa Labuapi Kabupaten Lombok Barat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(5), 806-817.
Roesardhyati, R., & Kurniawan, D. (2021). Identifikasi Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Balita Pendek (Stunting). Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 6(2).
Sahrani, S., & Tihami, H. M. A. (2010). Fikih Munakahat Kajian Fikih Nikah Lengkap. Jakarta: Rajawali Pers.
Sahroji, Q. N., Hidayat, R., & Nababan, R. (2022). Implementasi Kebijakan Dinas Kesehatan Dalam Penanganan Stunting Di Kabupaten Karawang. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 7(1).
Savita, R., & Amelia, F. (2020). Hubungan Pekerjaan Ibu, Jenis Kelamin, dan Pemberian Asi Eklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita 6-59 Bulan di Bangka Selatan The Relationship of Maternal Employment, Gender, and ASI Eklusif with Incident of Stunting inToddler Aged 6-59 Months. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ri Pangkalpinang, 8(1), 6-13.
Susilawati, R. (2022). Upaya Pencegahan Pernikahan Dini Meningkatkan Generasi Berkualitas di Lombok Timur (Studi Kasus UPTD PPA Lombok Timur). At-Taujih: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 1(1), 40-48.
Wardani, Z., Sukandar, D., Baliwati, Y. F., & Riyadi, H. (2021). Sebuah alternatif: indeks stunting sebagai evaluasi kebijakan intervensi balita stunting di Indonesia. Gizi indonesia, 44(1), 21-30.
Widiyanty, H., Saimi, S., & Khalik, L. A. (2021). Pengaruh Pemberdayaan PMBA terhadap Kesadaran Kritis Keluarga Balita Stunting di Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Keperawatan, 13(3), 625-636.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mispandi Mispandi, M. Ishak, Hopimatul Aulia, Ispi Amni, Ichwan Wirahadi, Zamroni Ramdan, Selis Susandi, Baiq Nuri Humairo, Muhammad Sarip Solihin, Rizkika Agus Tiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




