Pengembangan E-Modul pada Materi Teks Cerita Pendek Kelas XI SMA Negeri 1 Belitang Jaya

Authors

  • Rosa Sintia Universitas Nurul Huda
  • Fisnia Pratami Universitas Nurul Huda
  • Lailatul Fitriyah Universitas Nurul Huda

DOI:

https://doi.org/10.30599/spbs.v5i2.2846

Keywords:

Bahan Ajar, Cerita Pendek, E-Modul

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sumber pembelajaran modul elektronik “Menganalisis Unsur-Unsur Pembangun Teks Cerpen”. Proses penelitian ini antara lain: (1) Identifikasi potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Pengembangan desain produk, (4) Validasi desain, (5) Implementasi perubahan desain, dan (6) Melakukan pengujian produk. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara yang dilakukan kepada guru bahasa Indonesia kelas XI, dan penggunaan lembar validasi yang dibangun dengan skala likert. Selain itu, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data mengenai validitas produk yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang melibatkan analisis deskriptif. Secara khusus, teknik ini melibatkan penghitungan rata-rata skor skala likert berdasarkan temuan analisis atau evaluasi yang dilakukan oleh para ahli. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengembangan produk bahan ajar e-modul telah terlaksana dengan sukses. (2) Penilaian terhadap berbagai aspek yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media, ahli praktisi, dan siswa menghasilkan penilaian yang positif terhadap produk bahan ajar yang dikembangkan. Secara spesifik penilaian ahli materi memperoleh persentase sebesar 86,6%, validasi ahli media mencapai 79%, validasi ahli praktisi memperoleh persentase sebesar 88%, dan penilaian siswa memperoleh skor sebesar 89,3%. Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh para ahli, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar e-modul yang dirancang untuk tujuan menganalisis unsur-unsur pembangun teks cerita pendek dianggap sesuai.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Departemen Pendidikan Nasional. (2004). Standar Kompetensi Bahasa Indonesia. Depdiknas R.

Jassin, H. . (2003). Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin.

Prastowo, A. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Ratna, N. K. (2005). Sastra dan Cultural Studies, Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Riduwan dan Sunarto. (2012). Pengantar Statistika untuk Penelitian Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Komunikasi, dan Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Shoimin, A. (2014). Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sugianto, D., Abdullah, A.G., Elvyanti,S., dan Muladi, Y. (2017). Modul Virtual: Multimedia Flipbook Dasar Teknik Digital Innovation of Vocational Technology Education. Invotek.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian, Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian, Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wellek, R. dan W. A. (2014). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Downloads

Published

2023-10-19
Abstract Views: 133 | File Views: 135